
-
By
Admin - In ISO 14001
Di tengah perubahan lingkungan yang terjadi saat, keberlanjutan lingkungan menjadi isu yang serius dalam diskusi industri bisnis. Pelaku usaha dihadapkan pada dampak lingkungan yang dapat berpengaruh terhadap bisnisnya, sekaligus kepercayaan pelanggan dan investor terhadap komitmen perusahaan pada perubahan lingkungan. Oleh karenanya, penting untuk menerapkan strategi perusahaan mengelola dampak lingkungan yang mengacu pada standar global seperti ISO 14001 untuk memelihara keberlanjutan lingkungan.
Pentingnya Pengelolaan Dampak Lingkungan bagi Perusahaan
Sebagai organisasi yang memiliki impact terhadap pasar, sumber daya, hingga lingkungan, penting bagi perusahaan untuk memiliki aturan, metode, sistem, dan standar untuk mengelola dampak lingkungan. Terlebih lagi dalam peraturan negara, Indonesia memiliki regulasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang mengatur kebijakan pengelolaan lingkungan yang dituangkan pada Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Baca juga: Peran ISO 14001 dalam Meningkatkan Keberlanjutan Bisnis
Selain bertujuan untuk kepatuhan hukum, pengelolaan dampak lingkungan memiliki beberapa manfaat, di antaranya:
- Mengurangi Dampak Lingkungan
Perusahaan yang memiliki aturan, metode, sistem, atau standar pengelolaan dampak lingkungan tentu akan berfokus pada aktivitas manajemen lingkungan seperti pengurangan limbah, penggunaan alat atau mesin yang ramah lingkungan, hingga aturan yang mempertimbangkan risiko dan peluang terjadinya perubahan lingkungan. Hal-hal tersebut akan berdampak langsung dalam mengurangi dampak lingkungan.
- Beradaptasi dengan Ekonomi Sirkular
Ekonomi sirkular adalah pendekatan yang menggabungkan efisiensi penggunaan sumber daya dengan perlindungan lingkungan hidup. Pendekatan ini memberikan perusahaan opsi dalam menerapkan konsep 3R (recycle, reuse, reduce). Tindakan ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga meningkatkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya.
- Menjadi Perusahaan yang Bonafit
Dalam bisnis, kepercayaan merupakan modal utama. Terlebih lagi jika dihadapkan pada perubahan lingkungan yang cepat, baik mitra, investor, dan pelanggan akan memilih perusahaan yang berkomitmen pada keberlanjutan. Perusahaan yang memiliki manajemen lingkungan akan menjadi perusahaan yang bonafit, yaitu perusahaan yang memiliki citra, reputasi, dan terpercaya di kalangan publik.
Strategi Perusahaan Mengelola Dampak Lingkungan Mengacu pada ISO 14001
Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan perusahaan untuk mengelola dampak lingkungan mengacu pada ISO 14001:
1. Komitmen Manajemen Puncak
Manajemen puncak dapat membuat regulasi yang mengatur pengelolaan sumber daya serta membuat budaya kesadaran lingkungan di lingkungan perusahaan.
2. Identifikasi Aspek dan Dampak Lingkungan
Perusahaan harus memiliki aspek kesadaran lingkungan dengan memperhatikan produk dan layanan yang diberikan dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan.
3. Aktif Melaksanakan PDCA
Dalam elemen standar ISO 14001, terdapat metode yang wajib dilakukan bagi perusahaan yang ingin mengimplementasikan ISO 14001, yaitu PDCA. Perusahaan diwajibkan untuk membuat, menerapkan, memantau, serta mengambil tindakan terus menerus untuk mengukur efektivitas pengelolaan dampak lingkungan pada perusahaan.
Kami sebagai konsultan ISO 14001, akan membantu perusahaan Anda dalam mengelola dampak lingkungan. Kami tidak hanya memberikan jasa konsultasi, tetapi juga memberikan pendampingan hingga organisasi meraih sertifikasi ISO 14001. Segera konsultasikan dengan kami melalui website kualitakonsultan.com.